Studi Kasus

Latar Belakang
Sebuah pabrik tekstil di Jawa Barat menghadapi tantangan dalam proses ekspor akibat pemeriksaan dokumen dan kualitas barang yang memakan waktu cukup lama. Hal ini menyebabkan keterlambatan pengiriman serta biaya logistik tambahan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan mulai menggunakan layanan pre-shipment inspection dari WISO.
Hasil yang Dicapai
Setelah implementasi sistem inspeksi terstruktur, perusahaan mencatat beberapa peningkatan:
Waktu rilis kargo berkurang hingga 40%
Risiko kesalahan dokumen menurun signifikan
Proses koordinasi dengan pihak logistik menjadi lebih efisien
Perubahan ini membantu perusahaan meningkatkan ketepatan jadwal pengiriman ke pasar internasional.








